Faktor Penting Fundamental Perusahaan : Analisis Fundamental Investasi Saham untuk Pemula {Bagian 2}

Secara garis besar, ada 2 faktor utama yang perlu diperhatikan dalam menilai fundamental perusahaan.

  • Kualitas (bisnis model dan manajemen)
  • Kuantitas (laba dan valuasi).

Seringkali investor hanya fokus pada kuantitas. Padahal, kualitas perusahaan sangat menentukan kuantitas.

Mengapa?
Jika bisnis model sebuah perusahaan terdisrupsi, pastinya akan mengganggu income perusahaan dan ujung-ujungnya akan mengganggu kuantitas (laba, dan valuasi).

Demikian pula, jika manajemen perusahaan tidak bisa menyetir perusahaan untuk terus maju, maka perusahaan pun perlahan-lahan akan tenggelam di tengah persaingan dengan kompetitornya. Ujung-ujungnya kualitas akan menentukan kuantitas.

  1. Business model.

Business model sebuah perusahaan yang bagus, adalah yang terus berinovasi, dan tak lekang dimakan waktu. Jangan sampai sekali terdisrupsi, hancur.

Apa bisnis model yang minim disruption? Sektor konsumsi adalah salah 1 nya.

Apa bisnis model yang rawan terdisrupsi? Semua bisnis model saat ini rawan terdisrupsi oleh teknologi dan model bisnis baru, terutama sektor retail yang terancam oleh bisnis model e-commerce.

Selain berinovasi, perusahaan yang punya bisnis model defensif biasanya memiliki pangsa pasar besar.

Sebagai contoh,

Unilever Indonesia Tbk. Siapa yang tidak tahu dengan berbagai macam produk inovasi rumahan dari UNVR? Berbagai macam produk mulai dari sabun, shampoo, pasta gigi dan bahkan berbagai macam produk sehari-hari lainnya menjadi produk yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan membuat saham UNVR bisa terus menanjak.Kenapa? Hal ini dikarenakan UNVR memiliki berbagai inovasi produk yang tentunya membuat para pelanggan selalu puas. Sehingga, tidak heran jika para pelaku pasar melihat UNVR sebagai perusahaan yang sangat inovatif disektornya.

  1. Management

Manajemen adalah kemudi, yang pegang kendali terhadap laju perusahaan.

Sebelum Anda berinvestasi saham, hal yang perlu Anda perhatikan juga adalah management dari perusahaan tersebut.

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan antara lain apakah bisnis ini dikelola oleh orang yang jujur, orang yang kompeten, dan terbuka terhadap para pemegang sahamnya?

Apakah perusahaan ini dapat dipercaya dan rasional dalam menjalankan usahanya? Perusahaan yang bisa memberikan profit yang konsisten tentunya dikelola oleh management yang baik di belakang layarnya.

Contoh perusahaan yang punya manajemen yang bagus adalah :

UNVR, yang memiliki berbagai pengaturan dan tata cara membuat produk dari hulu ke hilir yang saling melengkapi. Tidak hanya itu saja, bahkan UNVR juga memiliki pabrik yang terpisah untuk memproduksi produk-produknya. Sehingga, wajar saja jika UNVR memiliki manajemen yang bagus.

{bersambung..}

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *