Pemkot Surabaya Berencana Hidupkan Transportasi Sungai Kalimas

transportasi sungai dite 640x446 Pemkot Surabaya Berencana Hidupkan Transportasi Sungai Kalimas

Rencana pemkot untuk mengaktifkan lagi transportasi sungai terus dimatangkan. Selain menyiapkan kajian jenis, pemkot mengecek kondisi jalur sungai. Hal itu dilakukan untuk memastikan kondisi sungai aman dilewati perahu.

Rencananya, survei kondisi sungai tersebut dilaksanakan pada Rabu (4/9). Susur sungai akan dilakukan di Kalimas dan Jagir. Dua di antara empat sungai tersebut bakal dijadikan proyek transportasi sungai. ”Kami akan ambil beberapa data selama survei,” terang pengurus Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Surabaya Ali Yusa kemarin (1/9). Survei tersebut dilakukan karena selama ini pemkot belum memiliki data kondisi sungai di Surabaya.

Survei itu bertujuan mengetahui kedalaman, lebar, arus, hingga sedimentasi sungai. Waktu sungai surut juga didata secara lengkap. Data itu sangat penting untuk mendapatkan skema pengaturan transportasi yang digunakan.

”Misalnya, soal sedimentasi sungai. Seharusnya diketahui ketebalan sedimen itu dalam setahun berapa?” tuturnya. Dengan mengetahui kondisi sungai setiap tahun, pemkot bisa menentukan penanganan lanjutan.

Soal jenis perahu, Yusa yang menjadi salah seorang konsultan transportasi sungai mengatakan belum bisa memastikan. Namun, secara garis besar akan ada beberapa model perahu yang disesuaikan dengan fungsinya. Misalnya, untuk jarak pendek, perahunya akan didesain lebih lebar daripada perahu jarak jauh.

”Tapi, yang jelas, jenis perahunya akan menggunakan model katamaran,” tuturnya. Perahu dua lambung tersebut dipilih karena cocok dengan kontur sungai. Jenis katamaran juga dinilai lebih aman untuk transportasi.

Skema peruntukan per jalur sungai juga masih dibahas. Yang jelas, ada beberapa jalur sungai yang diperuntukkan tujuan khusus. Misalnya, Sungai Jagir. Sungai tersebut akan difungsikan khusus untuk angkutan penumpang dan wisata. Rutenya dimulai dari pintu air menuju ke timur. Jarak tempuhnya 700 meter hingga lebih dari 1 kilometer.

Sementara itu, Kalimas diperuntukkan angkutan penumpang, wisata, dan logistik. Sungai Greges dan Branjangan akan dipakai khusus untuk angkutan logistik seperti kontainer.

Pemkot kini terus mematangkan konsep pembangunan transportasi sungai. Saat ini kajian memaksimalkan fungsi sungai tersebut sedang dilakukan. Pemenangnya PT ITS Kemitraan.

Kasi Angkutan Perairan, Udara, Rel, Barang, dan Tidak Bermotor Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya Sunoto mengatakan, saat ini angkutan sungai terus dibahas. Pengerjaan konsep dan saran pendukung penerapan transportasi sungai baru dilaksanakan tahun depan. Tepatnya, setelah kajian dan sarana pendukung siap.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *