Pilkades di Semambung Pakai E-Voting

Ada yang beda di Pemilihan Kepala Desa Semambung, Kabupaten Sidoarjo, Minggu(25/3/2018).

Alih-alih menggunakan kertas surat suara seperti pemilihan pada umumnya, pesta demokrasi di level desa ini sudah 100 persen menggunakan sistem elektronik atau e-Voting.

Untuk memilih pun, para pemilih cukup menunjukkan KTP dan Kartu Keluarga. Bahkan, foto KTP di handphone pun bisa digunakan untuk registrasi. Pasalnya, setiap pemilih di wilayah tersebut sudah terdaftar melalui masing-masing NIK yang dimiliki.

Sebelum masuk ke bilik-bilik pemilihan, para pemilih akan diberikan smart card untuk mengaktifkan surat suara elektronik.

Setelah pengaktifan surat suara elektronik, para pemilih tinggal menekan foto calon Kepala Desa yang dipilih di layar sentuh sebagai pengganti kertas suara.

Setelah itu, slip bukti telah memilih akan keluar dari mesin cetak untuk kemudian dimasukkan ke kotak suara.

Dengan menggunakan sistem e-Voting, penghematan di pengadaan kertas suara dan form bagi pemilih pun dapat dilakukan.

Selain itu, penghitungan suara yang dilakukan pun diharap menjadi transparan karena dilakukan secara elektronik.

Demi kesuksesan pemilihan dengan sistem baru itu, Tony Christya Budiman, Sekretaris Desa Semambung mengatakan bahwa sosialisasi tentang hal ini sudah dilakukan sejak beberapa hari terakhir.

“Sosialisasi ke warga juga sudah kami lakukan. Kami turun langsung ke delapan RW yang ada di Semambung. Bukan hanya cerita, tapi warga juga ditunjukkan langsung semua sistem dan peralatannya, plus dibolehkan mencoba,” jelasnya.

Sebagai informasi, sistem pemilihan dengan sistem e-Voting ini merupakan yang pertama di Jawa Timur. Dari 78 Desa di Kabupaten Sidoarjo yang menggelar Pilkades Serentak, terhitung ada 14 desa yang menggunakan sistem ini.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *