Bonek Bikin Gerakan Beli Tiket Tonton Dirumah

Gegap gempita derby Jawa Timur yang mempertemukan dua rival abadi Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada pekan kesebelas Liga 1 2021-2022 sudah mulai terasa. Walaupun pertandingan baru akan digelar di Stadion Manahan Solo, Sabtu (6/11/2021) mendatang, namun panasnya adu gengsi sudah mulai terasa. Perang urat syaraf pun mulai dilancarkan kedua kubu, membuat duel nanti semakin dinantikan. Salah satu langkah kreatif dibuat oleh pendukung Persebaya Surabaya, Bonek.

Walaupun tidak diperkenankan memberikan dukungan langsung ke stadion, namun Bonek selalu punya cara untuk menunjukan dukungan kepada tim kebanggaannya. Terbaru suporter yang terkenal militan ini menggelar Gerakan Beli Tiket Tapi Dukung Dari Rumah.

Gerakan ini mengajak para pendukung Persebaya melakukan pembelian tiket pertandingan eksklusif Arema FC melawan Persebaya Surabaya. Setiap tiket yang terjual bakal mewakili suara dukungan Bonek kepada penggawa Bajul Ijo, seakan-akan berangkat ke stadion.

Dengan adanya gerakan ini diharapkan dukungan Bonek tersampaikan kepada pemain saat laga nanti. “Laga sepak bola tanpa suporter terasa hambar, maka dari itu seluruh Bonek- Bonita bersinergi dalam hal menciptakan “vibes” membeli tiket pertandingan Persebaya secara online tanpa harus datang ke Stadion,“ bunyi juru bicara Bonek, Cak Tulus dalam rilis resmi Gerakan Beli Tiket Tapi Dukung Dari Rumah.

Seluruh pembelian tiket dilakukan secara online melalui platform penjualan tiket yang sudah ditentukan. Nantinya tiket yang sudah dibeli bisa ditukarkan dengan tiket fisik dengan desain istimewa yang bisa diambil di semua Persebaya Store di Surabaya Raya. Yang cukup menarik perhatian, gerakan ini lekat dengan 1927 yang merujuk pada tahun berdiri Persebaya. “Loket pembelian dibuka pada hari ini, 3 November 2021 pukul 19:27 WIB dan ditutup pada tanggal 06 November 2021 pukul 19:27 WIB dengan satu harga Rp 19.270,“ ujar Cak Tulus “Seluruh dana hasil pembelian tiket langsung masuk ke rekening Persebaya dan akan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan Persebaya terutama Bonus bagi skuad Persebaya saat melawan A****A Fc di Stadion Manahan Solo, 6 November nanti,” lanjutnya dengan identitas lawan yang sengaja disamarkan sebagai bentuk psywar.

Selain sebagai bentuk dukungan kepada tim kebangaan, gerakan ini juga menjadi bentuk kritik moral yang dialamatkan kepada PT LIB. Pihak operator kompetisi itu membuka wacana pengadaan kuota penonton dengan kebijakan penjualan tiket kontroversial.

“Hal ini juga menjadi suatu perlawan terhadap operator kompetisi, PT LIB yang ingin mengeruk keuntungan dengan meraup semua hasil penjualan tiket dengan dalih sebagai panitia penyelenggara,” jelas dia. “Operator memang sedang merencanakan sejumlah pertandingan, termasuk pertandingan Persebaya yang boleh dihadiri langsung oleh pendukungnya di stadion. Mirisnya, harga tiket tidak murah, juga tidak mengalir ke kantong Persebaya,” ujarnya.

Terakhir Cak Tulus mengatakan bahwa gerakan ini bersifat sukarela dan tidak diperuntukkan untuk keuntungan tim karena masalah keuangan atau lainnya. Namun murni karena panggilan nurani untuk mendukung tim kebangaan ditengah pandemi. “Tetap dukung Persebaya dari rumah, sampai situasi benar-benar terkendali, sampai Persebaya benar-benar berlaga di kandang sendiri, dan uang tiket hanya ke Persebaya, bukan ke yang lain,” pungkasnya yang diakhiri jargon Salam Satu Nyali, Wani!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stats